Kolaborasi Madrasah Negeri Bantaeng MIN. MTsN, MAN Pada Seminar Nasional Penguatan Moderasi Beragama

Kolaborasi Madrasah Negeri Bantaeng MIN. MTsN, MAN pada kegiatan Seminar Nasional Penguatan Moderasi beragama. Rabu,01/11/2023.

Kakankemenag semangati peserta dan memberikan penghargaan dan apresiasi kepada panitia atas terlaksananya kegiatan ini.

Bacaan Lainnya

Event seminar Nasional yang dirangkaikan dengan Penilaian kinerja guru ini digelar untuk mengembangkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan menuju masyarakat Tertib, aman, tenteram dan damai.

Kepala kantor kementerian agama Kab.Bantaeng. H.Muhammad Ahmad Jailani,S.Ag., MA. dalam sambutannya di hadapan 170 ASN dan PPPK yang memadati Aula MTsN Bantaeng, menyampaikan “dalam rangka mewujudkan salah satu dari 7 program prioritas Kementerian Agama RI adalah lewat seminar ini. karena program Kementerian Agama dari tahun 2022-2024 harus dituntaskan bagi kita keluarga besar Kementerian Agama. 7 program prioritas yang dimaksud adalah: Penguatan Moderasi beragama, Transformasi digital, Revitalisasi KUA, Kemandirian pesantren, Cyber islamic university, Religiostry index dan Tahun kerukunan” sebutnya

“Kementerian agama setiap saat melakukan upaya agar relasi kehidupan sosial masyarakat dan keagamaan yang selama ini telah berjalan dengan baik, kita tetap jaga” ujarnya

Pada kegiatan inti, Ketua pimpinan wilayah gerakan pemuda Ansor Sul-Sel. Rusdi Idrus, menyatakan dalam pemaparan materinya “kenapa moderasi beragama ini penting bagi kita selaku warga Negara Indonesia, karena bangsa kita ini terdiri dari 1331 suku dan 632 bahasa resmi dan ribuan kepercayaan lainnya, sehingga Negara kita adalah Negara yang multikultural, majemuk, beragam, negara yang didalamnya banyak kelompok yang tentu tidak bisa dihalangi perbedaannya, begitu banyaknya perbedaan sehingga kita harus saling pengertian dan menghargai antar person, kelompok, dan antar bangsa dalam perbedaan ” terang

Guru adalah komponen penting dalam meletakkan dasar pengetahuan, pemahaman kepada siswa bahwa moderasi beragama penting ditransparansi bagaimana menanamkan nilai-nilai moderasi dalam konteks keindonesiaan.(fia/rls)

Pos terkait