BANTAENG.INIMAKASSAR.COM – Kantor Urusan Agama (KUA) Uluere menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMK Negeri 4 Bantaeng, Rabu (22/7/2026).
Program edukasi dan pembinaan karakter yang diprakarsai oleh KUA Uluere ini dihadiri langsung oleh para siswa bersama orang tua murid, jajaran pihak sekolah, serta tim tenaga kesehatan dari Puskesmas Loka.
Kepala KUA Uluere, Zainuddin, S.Ag., M.H., menegaskan pentingnya pemahaman regulasi Undang-Undang Perkawinan yang menetapkan batas usia minimal menikah adalah 19 tahun. Menurutnya, aturan tersebut disusun untuk melindungi masa depan anak.
“Aturan ini bukan sekadar angka, tetapi kesempatan bagi anak-anak untuk tumbuh dan matang secara fisik, mental, serta spiritual. Allah SWT mengangkat derajat orang-orang yang berilmu, maka prioritaskanlah pendidikan terlebih dahulu,” tegas Zainuddin.
Pihak sekolah menyambut positif inisiatif KUA Uluere dalam menghadirkan program BRUS di lingkungan Sekolah SMKN 4 Bantaeng. Kepala SMKN 4 Bantaeng, Samsuadi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi ini serta kehadiran para orang tua siswa.
“BRUS menjadi wadah penting dalam pembinaan karakter agar para siswa lebih siap menghadapi masa depan. Kami ingin anak-anak memiliki tekad yang kuat untuk menuntut ilmu sebelum memikirkan hal lain,” ungkap Samsuadi.
Dari aspek medis dan kesehatan reproduksi, Tenaga Kesehatan Puskesmas Loka, Nuraeni, Amd.Keb., turut memaparkan risiko fatal dari pernikahan di bawah usia 20 tahun.
“Pada usia remaja, organ reproduksi belum matang sempurna sehingga risiko pendarahan hingga tekanan darah tinggi saat melahirkan sangat besar. Emosi yang belum stabil juga memicu tingkat perceraian yang lebih tinggi, serta rentan menyebabkan stres dan risiko kanker serviks pada ibu muda. Lebih banyak mudarat daripada manfaatnya,” jelas Nuraeni.
Melalui penyelenggaraan program BRUS oleh KUA Uluere ini, diharapkan kesadaran masyarakat—khususnya orang tua dan generasi muda di Kecamatan Uluere—semakin meningkat untuk mengutamakan pendidikan dan menunda usia pernikahan demi melahirkan generasi yang berkualitas.






